Kerinci Pos

Sekwan: Sampai Ada SK Gubernur

Sudah Mundur, Anggota Dewan Masih Gajian

Topan Merangin | Jumat, 07 Juni 2013 - 17:15:08 WIB | dibaca: 274 pembaca

KERINCI-Sekalipun empat anggota DPRD Kerinci, secara resmi sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan ke pimpinan dewan. Namun, empat orang wakil rakyat tersebut masih terima gaji, juga masih terlihat beraktivitas di kantor DPRD Kerinci.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Adli SH MM mengakui sudah menerima surat pengunduran diri empat anggota DPRD Kerinci. Empat anggota dewan tersebut yakni Heri Purwanto, Efaldi, H Zubir Dahlan dan Sabar AR.
“H Said Abdullah kabarnya mencalon sebagai DPRD Provinsi Jambi, tapi sejauh ini belum menyampaikan surat pengunduran diri,” kata Adli ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/6).
Terkait dengan gaji anggota dewan yang mengundurkan diri, Adli mengaku tetap membayarnya seperti biasa. Karena kata Adli, ke empat anggota dewan tersebut belum mengantongi Surat Keputusan Gubernur Jambi, tentang pemberhentian mereka sebagai anggota DPRD Kerinci.
“Kalau sudah ada SK Gubernur tentang pemberhentiannya, baru gajinya tidak kita bayarkan lagi. Sekarangkan masih dip roses di DPRD Kerinci, belum kita ajukan ke Gubernur Jambi. Alasan kita, karena pengunduran diri itu belum memenuhi syarat, karena tidak melampirkan BB5,” terang mantan Kabag Humas Setda Kerinci.
Menjawab pertanyaan wartawan soal SK Gubernur bila nantinya berlaku surut, bagaimana dengan gaji yang diterima empat anggota dewan yang mengundurkan diri. Adli dengan tegas mengatakan, bahwa anggota dewan bersangkutan harus mengembalikan dana tersebut.
“Kalau SK Gubernur berlaku surut, gaji yang diterima harus dikembalikan. Namanya keterlanjuran bayar. Kalau berlaku mulai nanti, ya tentu saja tidak dikembalikan yang keterlanjuran bayar,” jelas Adli.
Sekwan menyarankan kepada pimpinan partai yang anggota dewan mengundurkan, untuk segera mengajukan penggantinya. Berdasarkan PP nomor 16 tahun 2010 dan Peraturan DPRD Kerinci nomor 1 tahun 2010, pimpinan partai harus mengusulkan untuk dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota dewan yang mundur.
“Kalau terlambat mengusulkan pengganti, bisa jadi tidak ada PAW. Karena PAW itu dapat dilakukan bila masa jabatan dewan masih enam bulan, bila kurang enam bulan terpaksa dibiarkan kosong,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kerinci, H Liberty S.Pd MH kepada Kerinci Pos membenarkan, sudah menerima surat pengunduran diri anggota DPRD Kerinci. Surat pengunduran diri dari lima anggota dewan tersebut kata dia, diterima pada Jum’at 31 Mei 2013 pekan lalu.
“Ya, surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kerinci sudah kita terima. Mereka mundur karena kembali maju, tapi dari partai yang berbeda,” kata mantan lurah Sungaipenuh, ditemui diruang kerjanya kemarin.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN), masing-masing pengurus partai politik yang anggota dewan nya mundur, seharusnya sudah mengajukan pengganti mereka. Sebab, pengurus partai sudah terlebih dahulu mengetahuinya, lantaran jauh sebelum mereka mengundurkan diri dari anggota dewan mereka sudah mundur sebagai anggota partai.
“Untuk maju kembali menjadi calon legislatif menggunakan partai lain, seorang anggota dewan harus mengantongi surat pengunduran diri dari partai lama. Jadi jelaskan, pengurus partai sudah tahu kalau yang bersangkutan mundur, semestinya sudah mengajukan pengganti,” terang Liberty.(cr1)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)