Berita Utama

Sanitasi di Merangin Dibawah Standar

Topan Merangin | Jumat, 10 Mei 2013 - 14:14:24 WIB | dibaca: 413 pembaca

BANGKO-Kondisi sanitasi pemukiman di Kabupaten Merangin masih dibawah standar. Hal ini terlihat dari masih adanya kawaan-kawasan pemukiman, khususnya di kota Bangko yang cenderung kumuh, tidak memiliki drainase yang memadai, adanya masyarakat yang membuang sampah disembarangan tempat dan masih banyaknya masyarakat yang menggunakan sungai sebagai jamban.
    Seperti diungkapkan Bupati Merangin, dalam sambutannya pada acara pelaksanaan kick off meeting program Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman (PPSP) tahun 2013, di ruang rapat depati payung Bappeda Merangin, yang diwakili Staf Ahli Bupati Muslimin. Dikatakannya belum memadainya sanitasi pemukiman, dapat menjadi salah satu pemicu menurunnya kualitas hidup masyarakat.
    ‘’Kondisi pemukiman kian padat, seiring dengan perkembangan pembangunan. Tentu masalah sanitasi sangat perlu diperhatikan, agar kedepannya tidak menjadi masalah terhadap kualitas hidup masyarakat. Saat ini kondisi sanitasi di Merangin sangat tidak memadai, salah satu contohnya pencemaran terhadap sungai, seperti tempat pembuangan sampah dan jamban,” katanya.
    Dilanjutkannya, sanitasi yang meliputi pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, pembangunan drainase dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dikabupaten Merangin masih jauh dengan yang diharapkan. Hal terlihat dengan belum adanya fasilitas pengelolaan air limbah dan pengelolaan sampah. Selain itu masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pola PHBS dan drainase tidak memadai.
    ‘’Sanitasi dibawah standar tersebut, masih menjadi wajah ibu kota Kabupaten dan bisa dibayangkan bagai mana kondisi masyarakat perdesaan. Tentunya PHBS, pembuangan sampah dan drainase masih banyak yang belum tau dan tidak ada sama sekali,” terangnya.
    Dikatakannya, pemerintah kabupaten Merangin, dihadapkan dengan PR besar kedepannya, tentu saja mengenai peningkatan kualitas hidup. Meski selama ini Pemerintah Kabupaten berupaya meningkatkan sanitasi pemukiman, seperti pembengunan dan rehabilitasi drainase pemukiman, pembangunan MCK, optimalisasi pelayanan sampah, sosialisasi PHBS. Namun, upaya tersebut belum optimal karena keterbatasan sumberdaya, khususnya anggran.
    ‘’Tentu saja Pemkab akan berupaya untuk terus memperbaiki sanitasi pemukiman di Merangin. Hal tersebut didukung dengan Kabupaten Merangin, menjadi salah satu Kabupaten pelaksana program PPSP,” pungkasnya.(rks)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)